Masa Peralihan

Halo rekan – rekan semua,

Lama tak jumpa😀 dikarenakan sekarang sudah banyak kegiatan, seperti bekerja, bisnis dan mengurus anak hehe sekarang saya akan nge-post dengan topik yang mungkin 180 derajat berbeda dengan yang sebelumnya. Penyebab utamanya tidak lain adalah sudah “ganti” profesi. Awal nya cita – cita mau jadi network engineer, tapi gagal :p hhehe sekarang beralih profesi menjadi IT Consultant dan merintis binis service HP. Mungkin terdengar jauh tidak ada hubungannya… Tapi inilah hidup yang harus dijalani. Mengingat background orang tua “dulunya” karyawan, sekarang jadi wirausaha, mungkin sekarang menurun ke anaknya..

Sekian dulu, curhat dari saya😀 next, tulisan saya akan banyak membahas project yang sedang dan sudah saya kerjakan (gak jauh dari IT) dan sedikit ada unsur strategi bisnisnya juga.

Selamat membaca😀Image

Belajar site to site VPN Cisco Router

Kali ini berlajar konfigurasi Cisco Router sebagai VPN. Maksudnya adalah setiap traffik yang melewati router antara 2 titik (site to site) akan di enkripsi. Sehingga pertukaran data antara 2 router ini akan jauh lebih aman. Dan seolah – olah mempunyai jalur sendiri di Internet (ISP). Topologi tampak di bawah ini :

Langsung kita mulai LAB dengan GNS3 kita. Dan konfigurasikan seperti di atas. Berikut konfigurasi untuk router 1 :

hostname R1

!

crypto isakmp policy 7

encr aes

authentication pre-share

group 2

lifetime 100

!

crypto isakmp key vpnkey address 10.10.2.2 no-xauth

!

crypto ipsec transform-set vpntrans esp-aes esp-sha-hmac

!

crypto map vpn-map 10 ipsec-isakmp

set peer 10.10.2.2

set transform-set vpntrans

match address vpn-acl

interface Loopback0

ip address 192.168.1.1 255.255.255.0

!

interface FastEthernet0/0

ip address 10.10.1.1 255.255.255.0

crypto map vpn-map

!

router rip

version 2

network 10.0.0.0

network 192.168.1.0

no auto-summary

!

ip access-list extended vpn-acl

permit ip 10.10.1.0 0.0.0.255 192.168.0.0 0.0.255.255

Jangan lupa untuk menambahkan perintah no shutdown disetiap interface agar interface aktif. Berikutnya kita setting R3 (ISP).

hostname R3

!

interface FastEthernet0/0

ip address 10.10.1.3 255.255.255.0

!

interface FastEthernet1/0

ip address 10.10.2.3 255.255.255.0

duplex auto

speed auto

!

router rip

version 2

network 10.0.0.0

no auto-summary

!

Selanjutnya kita beralih ke R2 :

!

hostname R2

!

crypto isakmp policy 7

encr aes

authentication pre-share

group 2

lifetime 100

crypto isakmp key vpnkey address 10.10.1.1 no-xauth

!

crypto ipsec transform-set vpntrans esp-aes esp-sha-hmac

!

crypto map vpn-map 10 ipsec-isakmp

set peer 10.10.1.1

set transform-set vpntrans

match address vpn-acl

!

interface Loopback0

ip address 192.168.4.2 255.255.255.0

!

interface FastEthernet0/0

ip address 10.10.2.2 255.255.255.0

duplex auto

speed auto

crypto map vpn-map

!

router rip

version 2

network 10.0.0.0

network 192.168.2.0

network 192.168.3.0

network 192.168.4.0

!

ip access-list extended vpn-acl

permit ip 192.168.0.0 0.0.255.255 10.10.1.0 0.0.0.255

!

Baiklah, semua konfigurasi telah berjalan dengan baik. Sekarang kita lakukan ujicoba dan pengecekan. Dengan cara perintah ping dari R1 ke R2 :

perintah ping dan Show crypto ipsec sa

Perhatikan gambar di atas, perintah ping dari R1 menuju R2. IP tujuan di R2 adalah IP loopback yaitu 192.168.4.2, kita ibaratkan 192.168.4.2 adalah alamat LAN lokal di bagian R2. Selanjutnya show crypto ipsec sa adalah pengecekan paket yang terenkripsi. perhatikan ada paket yang error “send errors 1” dan “pkts encaps : 4” total nya ada 5 paket yaitu sesuai dengan paket ping yang baru saja yang kita kirimkan.

Jika ada pertanyaan dan saran dipersilahkan.

semoga bermanfaat, terima kasih.😛

Belajar GLBP dan OSPF

Selamat weekend saudara2 setanah air. Mumpung weekend mau post hasil belajar kemarin nih. Kali ini mau ngomongin GLBP dan diaduk dikit dengan OSPF. Intro sedikit, GLBP itu intinya protokol untuk membuat link redundant, yaitu jika salah satu link mati, maka link yang lainnya secara otomatis akan UP dengan sendirinya. Lebih lanjut tentang GLBP bisa ke TKP.😀

Round Robin:

  • This method is the default method used by Gateway Load Balancing Protocol (GLBP).
  • In this method the when the client sends ARP requests to resolve the MAC- address of the default gateway , the reply contains the MAC address of the next possible router in round-robin fashion

Weighted:

  •  Gateway Load Balancing Protocol (GLBP) places a weight on each device to calculate the amount of load sharing that will occur through MAC assignment
  • The routers participating in GLBP will advertise its weight and AVG will act based on that value
  • For example if we have two routers named ITKE-Router A and ITKE-Router B. If the ITKE-Router A has double the bandwidth capacity then the ITKE-Router B. ITKE-Router A will be configured with the double weighting value of ITKE-Router B

Host-Dependent

  • Each Client will always get the same Virtual MAC address.
  • The Mac-address of the host is used to determine which AVF’s mac the host is directed towards.
  • This method is used when the client needs a consistent gateway MAC -address.
  • Host dependent GLBP is not recommended in situation where there are small number of hosts, for example, less than 20

In upcoming posts let’s see how to configure Gateway Load Balancing Protocol (GLBP) in Cisco devices.

 

Selanjutnya OSPF, adalah routing protocol yang bisa dibiliang paling banyak dipakai saat ini. Mungkin kalau yang kerja di perusahaan telco sering yaa hehehe. OSPF kita pergunakan disini sebenarnya untuk tujuan verifikasi saja. Apakah topology dan skenario yang dibuat berjalan dan dapat diimplementasikan dilapanagan. Lebih jauh tentang OSPF langsung ke TKP…😀

topologi

Skenarionya adalah kita (R4) sebagai client atau pengguna layanan jaringan internet. Kita mempunyai 2 buah  link atau jalur (2 buah router R2 dan R3). Anggap saja R2 dan R3 adalah PE (provider edge). Dan R1 adalah router tujuan kita. Jadi, untuk dapat mengakses R1 dari R4, dapat melalui 2 buah jalur. Yaitu R4 – R2 – R1 atau R4 – R3 – R1. GLBP dikonfigurasi pada R2 dan R3. Selanjutnya OSPF dikonfigurasi pada R1, R2 dan R3.

DISCLAIMER !!

Topologi di atas hanya sebagai sarana pembuktian konsep. Topologi ini bukan solusi terbaik dalam implementasi dikehidupan nyata. Karena kombinasi router yang lain masih dapat memungkinkan untuk mendapatkan efisiensi yang tinggi. Jadi, santai aja yaa.. hehe😛

Nah GLBP disini bertujuan, saat R2 atau R3 mengalami gangguang link atau mati sekalipun, maka salah satau router R2/R3 dapat menggantikannya. Misal, R2 mati. Maka secara otomatis jalur akan dipindahkan melalui R3. Dan sebaliknya. Proses pemindahan jalur ini, dilakukan dalam hitungan detik, Sehingga client tidak merasakan dampaknya. GLBP ini merukapan salah satu konsep yang mendukung HA (High Availability). 

Bahan baku lab kita hari ini :

1. GNS 3

2. Cisco IOS 3600 Series c3640-jk9s-mz.124-16.bin

Baiklah, kita mulai konfigurasi awal yang paling mudah yaitu set IP address di R4.

<R4>

interface FastEthernet0/0

ip address 10.10.12.4 255.255.255.0

no shutdown

Set default route untuk R4.

<R4>

ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 10.10.12.2

Selanjutnya konfigurasi GLBP di R2 dan R3.

<R2>

interface FastEthernet0/0

ip address 10.10.11.2 255.255.255.0

no shutdown

interface FastEthernet1/0

ip address 10.10.12.1 255.255.255.0

no shutdown

glbp 1 ip 10.10.12.2

glbp 1 priority 150

glbp 1 preempt

<R3>

interface FastEthernet0/0

ip address 10.10.13.3 255.255.255.0

no shutdown

interface FastEthernet1/0

ip address 10.10.12.3 255.255.255.0

no shutdown

glbp 1 ip 10.10.12.2

Kita verifikasi GLBP dengan menggunakan perintah show glbp brief

Selanjutnya kita setting OSPF di Router R1, R2 dan R3 :

<R1>

interface FastEthernet0/0

ip address 10.10.11.1 255.255.255.0

no shutdown

interface FastEthernet1/0

ip address 10.10.13.1 255.255.255.0

no shutdown

router ospf 1

network 10.10.11.0 0.0.0.255 area 0

network 10.10.13.0 0.0.0.255 area 0

<R2>

router ospf 1

network 10.10.11.0 0.0.0.255 area 0

network 10.10.12.0 0.0.0.255 area 0

<R3>

router ospf 1

network 10.10.12.0 0.0.0.255 area 0

network 10.10.13.0 0.0.0.255 area 0

Baik sampai disini konfigurasi GLBP sudah selaesai. Sekarang kita mempunyai redundant link dari R4 ke R1. Yaitu melewati R2 dan melewati R3. Link redundant sangat bermanfaat jika salah satu link (link R3 atau R2) mati, maka dapat menggantikannya salah satu. Pada dasarnya, hanya satu link saja yang aktif saat kedua link tersebut UP.

Selanjutnya kita masuk tahap verifikasi dan pengecekan, apakah konfigurasi GLBP kita berjalan atau tidak.

Terima kasih.. semoga bermanfaat.

ditunggu pertanyaan, dan sarannya..😛

memperbaiki bad sector pada harddisk

Apakah harddisk anda terkadang atau sering mengeluarkan bunyi seperti “nit-nit-nit” atau “krik-krik-krik” ?? Jika iya, anda patut waspada. Sebab, gejala ini merupakan salah satu ciri khas harddisk yang  terkena “penyakit”  bad sector.

dikutip dari om wiki :

A bad sector is a sector on a computer’s disk drive or flash memory that cannot be used due to permanent damage (or an OS inability to successfully access it), such as physical damage to the disk surface or failed flash memory transistors. It is usually detected by a disk utility software such as CHKDSK or SCANDISK on Microsoft systems, or badblocks on Unix-like systems. When found, these programs may mark the sectors unusable (all file systems contain provision for bad-sector marks) and the operating system skips them in the future.

Kalau bahasa indonesia nya, sektor / bagian dari dalam harddisk komputer atau Flash Disk yang tidak dapat digunakan (untuk menyimpan data) dikarenakan kerusakan fisik yang permanen. Sehingga Operating System tidak dapat meng-akses bagian tersebut.

Logikanya, bagian yang rusak tersebut tidak dapat digunakan lagi, karena sudah rusak permanen. Lalu bagaimana solusinya ? Pengalam saya, untuk mengatasi masalah ini, cukup sederhana. Format saja HDD nya😀. Ini buka sembarang format seperti pada saat kita ingin menghapus seluruh isi HDD. Teknik format yang akan kita pakai adalah low-level formatting

Low level formatting adalah proses membuat sebuah HDD menjadi zero fill (membuat kosong-gak ada isinya :D) dengan tujuan akhir, HDD tersebut menjadi baru layaknya baru keluar dari pabrik. Karena pada dasarnya LLF seperti kita burn sebuah CD/DVD-R yang membuat permukaan piringan fisik HDD tersebut menjadi struktur dari awal layaknya baru keluar dari pabrik.

Efek dari LLF ini antara lain :

  1. Mengembalikan struktur HDD kembali semula (factori default)
  2. Memperbaiki bad sector.
  3. Menghapus semua data dalam HDD sampai ke-akar nya, jadi klo ada virus2 juga jadi bersih😛

Nah, efek yang no. 2 yang ingin kita manfaatkan. Lalu kita lanjutkan bagaiman langkah – langkah melalukan LLF yang baik dan benar ?? mudah saja, kita hanya membutuhkan 2 langkah sederhana :

  1. Lakukan LLF pada hard-disk anda
  2. Format hard-disk dengn file system yang anda kehendaki (eg. NTFS, FAT32 dll)

Cukup mudah melakukan proses LLF. cukup download ini (PASTIKAN COPY SEMUA DATA PENTING ANDA DALAM HDD SEBELUM MELAKUKAN PROSES INI. SEBAB, SEMUA DATA DALAM HDD YANG MENJADI TARGET AKAN LENYAAAAP.. HAHAHAAAHAAA😀 )

Selanjutnya jalankan program tersebut akan muncul :

Pilih target HDD dan tekan continue.

Akan muncul 3 buah tab. Pilih tab LOW-LEVEL FORMAT, dan tekan FORMAT THIS DEVICE. Proses LLF ini akan memakan waktu yang bervariasi tergantung kapasitas HDD anda. Saya ambil contoh HDD dengan kapasitas 640GB memakan waktu sekitar 3 – 4 Jam (soalnya waktu itu saya tinggal tidur😀 ).

Setelah proses LLF ini selesai, anda harus memformat HDD anda. Ibarat nya sebuah rumah jika kita LLF, rumah tersebut kita hancurkan seluruh ruangannya. Seperti kamar, WC, ruang tamu dll. Sehingga rumah tersebuat hanya sebuah pintu dan atap genteng tanpa ada sekat- sekat di dalamnya. Lalu HDD kita format. Jika diibaratkan rumah, kita bangun kemabli “temboknya” untuk membuat kamar, WC, ruang tamu, ruang keluarga dll. Dengan konsekuensi “isi” rumah tersebut kita “kosongkan” terlebih dahulu.

Baik kita akan format HDD kita dengan langkah – langkah sebagai berikut :

Buka exlorer, klik kanan pada target HDD anda lalu pilih Format. Akan muncul jendela baru :

Oiya, semua langkah dan praktek ini menggunakan Operating System  Windows XP. Kemungkinan jika menggunakan Windows Vista atau 7, hanya tampilan dan letak menu nya yang berbeda.

Isi sesuai dengan tampilan diatas. Yang perlu diperhatikan bagian File System, pilih NTFS . Menu yang lainnya biarkan default seperti apa adanya. Lalu tekan Start. Proses ini akan memakan waktu yang bervariasi tergantung kapasitas HDD anda😀

Akhir kata selamat mencoba😀 jika HDD anda masih bermaslah seperi berbunyi atau hang pada saat akses data nya. Saran saya gunakan metode format LBB (Lempar Beli Baru hahaha😀 ) ini serius !! sebab dari pada anda mengeluarkan biaya untuk service HDD anda yang belum tentu pulih 100%. Dengan biaya yang hampir sama anda keluarkan untuk membeli HDD baru dengan teknologi terbaru😀.

Terimakasih. Semoga bermafaat.. komentar, saran dan pertanyaan ditunggu😀

Linux CLI: xargs

Pernah ngga, lagi login ssh ke server, akses hanya CLI ga ada X, terus kita mau set banyak file dan folder permission ?

Untuk lebih jelasnya skenarionya begini:

anda punya folder yang isinya file-file *.php dan *.txt
semua file dan folder tersebut punya permission 777 (bisa dibaca dan ditulis oleh siapapun)
lalu anda mau set semua file .php, hanya .php saja punya permission 644 (file bisa dibaca oleh siapapun tapi hanya bisa ditulis oleh owner-nya)
sedangkan file-file .txt akan di set permission 666 (bisa dibaca tulis oleh siapapun, tetapi tidak bisa dieksekusi atau di-run)
dan folder-folder akan di-set 755 (folder bisa diakses oleh siapapun tetapi hanya bisa ditulis oleh owner-nya)
PIkirkan tentang banyak file dalam sub-folder, banyaknya itu sekitar.. mmh 200 file 10 sub-folder deh misalnya, cukup banyak kan tuh, saking banyaknya sampe ga efektif lagi kalo jalanin command satu per satu.

Harus sekaligus, 1 line command-line di Linux dan beres masalah anda itu.

Seneng banget deh gw pake linux, yang seperti diatas itu jadi pekerjaan kecil

Sodara-sodara, eng ing eng, perkenalkan….. xargs

Mari kita membuat bahan untuk berlatih:

$
$ mkdir -p test test/folder1 test/folder2
$
$ touch test/s1.php test/s2.php test/d1.txt test/d2.txt
$ touch test/folder1/yyy.php test/folder1/zzz.php
$ touch test/folder1/yyy.txt test/folder1/zzz.txt
$ touch test/folder2/yyy.php test/folder2/zzz.php
$ touch test/folder2/yyy.txt test/folder2/zzz.txt
$
$ ls test
d1.txt d2.txt folder1 folder2 s1.php s2.php
$
$ find test/*
test/d1.txt
test/d2.txt
test/folder1
test/folder1/yyy.txt
test/folder1/zzz.php
test/folder1/yyy.php
test/folder1/zzz.txt
test/folder2
test/folder2/yyy.txt
test/folder2/zzz.php
test/folder2/yyy.php
test/folder2/zzz.txt
test/s1.php
test/s2.php

Setelah membuat file-file dan folder-folder, sekarang kita set semua file dan folder mempunyai permission 777.

$ chmod 777 -R test

Bahan latihan sudah siap, tinggal eksekusi:

Listing semua file dalam folder test

$ find test/* -type f
test/d1.txt
test/d2.txt
test/folder1
test/folder1/yyy.txt
test/folder1/zzz.php
test/folder1/yyy.php
test/folder1/zzz.txt
test/folder2
test/folder2/yyy.txt
test/folder2/zzz.php
test/folder2/yyy.php
test/folder2/zzz.txt
test/s1.php
test/s2.php

Kalo anda perhatikan, rupanya command find test/* -type f akan menampilkan semua file dalam folder percobaan kita ini, folder test. Sekarang kita persempit hanya menampilkan file-file yang .php:

$ find test/* -type f | grep .php
test/folder1/zzz.php
test/folder1/yyy.php
test/folder2/zzz.php
test/folder2/yyy.php
test/s1.php
test/s2.php

Yup, piping ke grep .php pada hasil find test/* -type f akan mempersempit pencarian kita. Piping ke grep .txt akan menghasilkan pencarian hanya pada file-file dengan ekstensi txt saja dan find test/* -type d tanpa perlu piping kemanapun akan menghasilkan pencarian hanya sub-folder saja.

Sekarang mari kita set semua file .php ke permission 644 (defaultnya 777, diatas):

$ find test/* -type f | grep .php | xargs chmod 644

Lalu kita set semua file .txt ke permission 666:

$ find test/* -type f | grep .txt | xargs chmod 666

Dan terakhir, kita set semua sub-folder ke permission 755:

$ find test/* -type d | xargs chmod 755

Perintah sederhana tapi powerfull ini, xargs, menerima masukan dari find dan memproses masukan satu per satu dengan menjalankan perintah yang diinginkan (chmod xxx).

Hal yang sama anda bisa terapkan apabila anda ingin merubah (convert) semua file *.3gp pada folder spesial anda ke *.avi, contoh:

$ ls *.3gp
bandung.3gp jkt.3gp medan.3gp

Gunakan ls untuk menampilkan semua file berekstensi 3gp dan pipe ke xargs yang akan menjalankan konversi dari 3gp ke avi:

$ ls *.3gp | cut -d . -f 1 | xargs -I POLA_NAMA ffmpeg -i POLA_NAMA.3gp -f avi -vcodec xvid -acodec mp3 -ar 22050 POLA_NAMA.avi

Hasilnya:

$ ls *.3gp
bandung.3gp bandung.avi jkt.3gp jkt.avi medan.3gp medan.avi

Simak penjelasannya berikut ini:

$ ls *.3gp
bandung.3gp jkt.3gp medan.3gp
$ ls *.3gp | cut -d . -f 1
bandung
jkt
medan

Yeah, neat eh pipe ls *.3gp ke cut -d . -f 1 akan memotong ekstensi file. Kata “bandung.3gp” akan dipecah menjadi 2 field yaitu “bandung” dan “3gp”. Parameter -d . artinya cut dengan delimeter . (dot) dan -f 1 yang artinya setelah dipisahkan oleh delimeter maka yang diambil adalah field pertama, “bandung”.

Setelah mendapatkan nama-nama file nya tanpa ekstensi, kita pipe pada xargs -I POLA_NAMA ffmpeg -i POLA_NAMA.3gp -f avi -vcodec xvid -acodec mp3 -ar 22050 POLA_NAMA.avi.

xargs -I POLA_NAMA bermaksud mendefinisikan bahwa seluruh POLA_NAMA akan dirubah menjadi apapun itu yang di-pipe pada xargs.

Selamat mencoba !

==========================

Posting ini 100% repost dari sini

Monggo dinikmati😀

==========================

 

Securing your SSH

Topik yang menarik untuk dibahas, karena pada dasarnya SSH (Secure Shell) sudah aman😀 . Nah, lho.. apa masih kurang aman ?

Mari kita berpikir.. (dua jam kemudian) hahaha intinya jalur transmisi yang dilalui oleh client ke remote server sudah, aman. Namun kita akan membatasi users mana saja yang berhak me-remote server dan users mana yang tidak di-izinkan. Saya asumsikan SSH Daemon sudah berjalan dengan baik di server anda. masuk ke :

#vi /ete/ssh/ssh_config

Tambahkan baris atau hilangkan tanda # pada script yang disediakan :

Allowusers akbar master

// maksudnya hanya user akbar dan master saja, yang dapat melakukan remote menggunakan SSH

lalu kita ubah default port SSH (port 22) misal menjadi PORT 2596

Port 2596

// ubah pada default setting nya

Oiya.. biasakan server tidak bisa login langsung sebagai ROOT :

Permitrootlogin no

Catatan : semua teknik diatas dijalankan pada server CentOS dan Ubuntu, kemungkinan distro selaian mereka berdua itu bisa kok ! asal jangan di windozz aja, saya belum pernah coba..😛 Jangan lupa menambahkan parameter -P pada perintah ssh di terminal kesayangan anda. contoh :

# ssh -p 2596 -l akbar 202.162.222.222

lebih lengkapnya bisa baca disini

Silahkan di-oprek servernya😀 yang penting klo ada saran penyajian yang lain, monggo di post dibawah sini.. semoga bermanfaat

VSFTP (Very Secure FTP) on CentOS

Marhaban ya ramadhan, selamat datang bulan Ramadhan… Semoga di bulan yang mulia ini, kita dapat secara maksimal, memaksimalkan ibadah yang belum maksimal…. amien.

Sehabis menyantap hidangan sahur, lalu shalat subuh.. mo tidur lagi, udah gak enak badan (kebnyakan ‘ibadah’ tidur malam nya😀 ). Dan memutuskan lebih baik sharing pengalaman. OK. Kali ini saya akan membuat FTP server.

FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (filekomputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.

Sesuai dengan judul, kita akan membuat sebuah server FTP di CentOS. Sebenarnya cukup sederhana, dengan beberapa langkah mudah. Software yang akan kita pakai adalah VSFTP mengapa memakai VSFTP ? jawabannya sederhana, karena ‘secure’😀

Sudah cukup intronya, langsung buka terminal di CentOS anda, klik kanan pada desktop ==> terminal

Pastikan tidak ada masalah dengan koneksi ke repo anda, apakah melalui lokal atau internet sekalipun

setelah termilal terbuka coba kita update terlebih dahulu database repo kita dengan mengetik :

# yum update

setelah proses update selesai tekan N untuk tidak meneruskan atau upgrade software. Masuk proses instalasi :

# yum install vsftpd

jika selama proses instalasi di minta menekan Y maka tekan Y untuk autentifikasi GPG.

ok. proses intalasi selesai…. lanjut proses setting paramaeter.. yang akan di lanjutkan di posting selanjutnya …

Jam sudah menunjukan jam 6.21 WIB (waktu orang beriman :P) saatnya pergi ke kantor, menyelesaikan tugas dari sibos hahaha

semoga bermanfaat.

Sharing printer ubuntu 9.04

Sudah lama tidak posting di blog😀

ok. langsung saja, ingin berbagi trik how to set up printer sharing with ubuntu 9.04. Kali ini saya menggunakan bantuan dari CUPS . Topology nya sederhana :

Komputer (server) == printer

Jadi, solusi ini mempermudah kita, jika mempunyai banyak komputer yang berjauhan, dan mempunyai sebuah printer. Logikanya, masa sih mo copot2 printer n bawa dari satu komputer ke komputer lain untuk ng-print ? kan repot. Lebih efisien kita menggunakan CUPS.

Syaratnya, semua komputer harus terhubung ke satu “network ID” yamg sama. Multiplatform, karena web based.

ok. kita mulai instalasi di server (kali ini menggunkan ubuntu 9.10 :p ). Masuk ke terminal (Applications ==> accessories ==> terminal)

$ sudo apt-get install cups

ok. proses instalasi selesai, sekarang kita akan setting printer mana yang akan kita share lokasinya di /etc/cups/cupsd.conf . Sebelum di-edit backup dulu file aslinya :

$ sudo cp /etc/cups/cupsd.conf  /etc/cups/cupsd.conf.ori

$ sudo chmod a-w /etc/cups/cupsd.conf.ori

Tips : konfigurasi yang sudah ada, sebaiknya tidak di edit. Kalaupun ingin “aneh2” heheh ya silahkan… toh, kita sudah punya backup nya di /etc/cups/cupsd.conf.ori

Untuk memastikan service cups nya ketik :

$ sudo /etc/init.d/cups restart

Sampai disini proses instalasi telah selesai. Lanjut, kita akan menambahkan daftar printer yang akan nantinya di-Share.

1. Buka browser

2. Ketik : localhost:631

3. Klik menu, “Administration” (http://localhost:631/admin)

4. Jika printer sebelumnya telah ter-install dengan baik, maka lihat di ” Manage Printer” (http://localhost:631/printers/)

5. Jika menambahkan printer baru “Add Printer” atau “Find New Printer”

Tips : Pastika seluruh proses instalasi driver printer dengan sempurna😀 (cara dan metode mungkin berbeda – beda). Pengalaman saya, jika merk dan jenis printer keluaran terbaru dan “banyak” dipakai,, ubunntu sudah menyediakan drivernya dengan baik, jika belum, silahkan berguru ke Forum ubuntu yang sudah banyak merjalalela… hehehe😀

semoga bermanfaat.. Saatnya UAS !! komentar dan pertanyaan dipersilahkan😀

RENCANA PENYELESAIAN IJASAH

RENCANA PENYELESAIAN IJASAH

1. TGL. 10 S/D 13 MEI 2010 : PENULISAN IJASAH

2. TANDA TANGAN DAN CAP 3 JARI : 14 MEI 2010

3. PEMBAGIAN IJASAH DAN DOKUMEN LAINNYA : 17 MEI 2010

4. SISWA YANG DIBERIKAN TUGAS DALAM PENGADAAN BUKU TAHUNAN DAPAT MEMBAGIKANNYA

PADA TANGGAL 17 MEI 2010

BY. KURIKULUM

H. SUYITNO, S.PD

Kelulusan

Klik sini >>Hasil Ujian Nasional SMAN 86 <<

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
DINAS PENDIDIKAN
SEKOLAH MENENGAH ATAS ( SMA ) NEGERI 86 JAKARTA
Jln Bintaro Permai IV No. 36 Pesanggrahan Jakarta Selatan Telp. 7341362
KRITERIA KELULUSAN UN – US
TAHUN PELAJARAN 2009/2010
NAMA SEKOLAH : SMA NEGERI 86 JAKARTA SELATAN
No. MATA PELAJARAN KRITERIA MINIMAL LULUS PRGRAM
A UJIAN NASIONAL I P A I P S
1 Bahasa Indonesia 4,25 4,25
2 Bahasa Inggris 4,25 4,25
3 Matematika 4,25 4,25
4 Fisika 4,25
5 Kimia 4,25
6 Biologi 4,25
7 Ekonomi 4,25
8 Geografi 4,25
9 Sosiologi 4,25
Nilai Rata-rata Minimal 5,50 5,50
No. UJIAN SEKOLAH KRITERIA MINIMAL LULUS PRGRAM
B. MATA PELAJARAN I P A I P S
Tulis Praktik Tulis Praktik
1 Bahasa Indonesia 6,50 6,50
2 Bahasa Inggris 6,50 6,50
3 Fisika 5,50
4 Kimia 6,50
5 Biologi 6,50
6 Bahasa Arab 6,50 6,50 6,50 6,50
7 Bahasa Perancis 6,50 6,50 6,50 6,50
8 Agama Islam 6,70 7,00 6,70 7,00
9 Agama Kristen Protestan 6,50 6,50 6,50 6,50
10 Agama Katolik 6,50 6,50 6,50 6,50
11 Kewarganegaraan 6,00 6,00
12 Sejarah 5,50 5,50
13 Teknologi Informasi dan Kpmunikasi 6,00 7,00 6,00 7,00
14 Pendidikan Jasmani dan Olah Raga 6,00 6,00 6,00 6,00
15 Pendidikan Seni 7,00 7,00
Nilai Rata-rata Minimal 6,28 6,50 6,31 6,55
Jakarta, 27 Januari 2010
Pengawas, Kepala Sekolah
DRS. H. ENDANG ABUTARYA, M.PD DRA. H. NAZARUDDIN A ADAM
NIP/NRK: 130936050/159546 NIP/NRK. 13054334/144000
INFORMASI UNTUK KELAS XII
Selamat buat anda yang LULUS UN, bagi anda yang belum lulus, tabah dan bersabar, pasti ada hikmah
dibalik ini semua, jadikan sebagai cambuk untuk memacu masa depanmu yang lebih cemerlang
Beberapa hal yang harus anda perhatikan:
1 Apa yang menjadi hak anda sekolah telah berikan, selanjutnya kepada semua siswa yang belum
menyelesaikan kewajibannya agar segera menyelesaikannya sebelum melakukan cap 3 jari ijazah
bagi yang LULUS, atau sebelum Ujian Ulangan bagi yang belum LULUS
2 Bagi Anda yang belum LULUS,
UN Ulangan 10 – 14 Mei 2010  di Rayon dan US Ulangan  17 – 19 Mei 2010 di SMAN 86 Jakarta
3 Pelaksanaan cap tiga jari dan tanda tangan Ijazah setelah sekolah menerima Blanko Ijazah dari Dinas
waktu pelaksanaannya akan diberitahukan kemudian
4 Sekolah akan melayani pembuatan Surat Keterangan yang anda butuhkan sebelum Ijazah anda terima,
selama anda datang ke Sekolah dengan pakaian sopan (celana panjang, bersepatu), telah mengembalikan
pinjaman buku perpustakaan dan telah menyelesaikan administrasi lainnya
5 Selama belum ada permintaan dari rayon tentang pendaftaran PTN secara kolektif, siswa dihimbau segera
mendaftar secara online ke PTN sesuai pilihannya, adapun PTN yang masih menerima melalui jalur
PMDK dan secara kolektif melalui sekolah adalah APP (Akademi Pimpinan Perusahaan) Jakarta,
sebuah PTN dibawah pembinaan Departemen Perisndustrian
Jakarta, 23 April 2010
Wakasek Bid Kurikulum,
H. Suyitno, S.Pd
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.